TIM Kwartir SMKN 1 Trenggalek mengikuti Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jawa Timur Zona bertempat di Pantai Gemah Desa Keboireng Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung, Selasa (26/2/2019) selama 3 hari mulai 26 Pebruari – 1 Maret 2019.

Acara pembukaan dimulai pukul 20.00 Wib dan diikuti sebanyak 1000 penegak yang terdiri dari 500 orang kwartir cabang Tulungagung dan 500 orang kwartir cabang Trenggalek.

KetuaPanitia Prof. Dr. H. Akhyak, M.Ag yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang Tulungagung masa baktitahun 2019-2024 menyampaikan bahwa Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka ini dimaksud untuk mengembangkan potensi masyarakat untuk bisa peduli lingkungan, serta menanamkan jiwa gotong royong pada Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Jawa Timur.

Sasaran yang ingin dicapai antara lain bakti pengecatan rumah, penataan lingkungan, festival, sosialisasi BKKBN, BNN, pengawasan obat dan makanan pelantikan pengurus Pramuka kwartir cabang Tulungagung tahun masa bakti 2019-2024 oleh Drs. H. AR. Purmadi selaku wakil ketua kwartir daerah gerakan Pramuka Jawa Timur yang juga disaksikan oleh Plt. Bupati Tulungagung Drs. H. MaryotoBirowo, MM.

Plt. Bupati Tulungagung menyampaikan rasa terimakasih kepada kwartir daerah gerakan Pramuka Jawa Timur atas kepercayaannya terhadap kota Tulungagung sebagai tuan rumah penyelenggara Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka tahun 2019 yang diikuti oleh 1000 orang Pramuka yang terdiridari 500 orang Penegak Pramuka dari Kwarcab Tulungagung dan 500 orang Penegak Kwarcab Trenggalek.

 

“Dengan adanya kegiatan Festival Wirakarya Kampung Kelir ini merupakan perwujudan pengamalan Tri Satya yaitu ikut serta membangun masyarakat karena Pramuka Penegak benar-benar diajak praktek melakukan sesuatu yang bermanfaat dan mulia, diantaranya adalah kegiatan pengecatan seratus rumah dan pemugaran dua Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berada di kampung nelayan Pantai Gemah dan Pantai Klatak yang sudah indah ini, agar menjadi lebih indah lagi dan selanjutnya dapat menarik wisatawan,” urainya.

Pendidikan Kepramukaan menjadi Ekstrakurikuler wajib bagi seluruh siswa. Hal ini mengandung makna bahwa pendidikan kepramukaan merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang secara sistemik diperankan sebagai wahana penguatan psikologis-sosial, kultural yang merupakan perwujudan pengembangan sikap spiritual, sosial, ketrampilan dan kecakapan sehingga pendidikan kepramukaan semakin kuat dan bermakna.

Plt Bupati juga berharap kepada Kepala Dinas, Kepala Sekolah, Madrasah seluruhnya selaku Ketua Majelis Pembimbing mendukung kegiatan Kepramukaan di lembaganya masing-masing dengan cara memberi bantuan berupa anggaran dan menggunakan fasilitas untuk kegiatan kepramukaan.

Wakil KetuaKwartir Daerah Jawa Timur menyampaikan terimakasih kepada Plt. Bupati Tulungagung dan forkopimda yang telah ikut mendukung pelaksanaan kegiatan Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka Tahun 2019 ini. (Sumber : Jawapres Tulungagung)

Foto Kegiatan TIM Kwartir SMKN 1 Trenggalek pada Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramukatahun 2019

Foto Kegiatan TIM Kwartir SMKN 1 Trenggalek pada Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramukatahun 2019

Foto Kegiatan TIM Kwartir SMKN 1 Trenggalek pada Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramukatahun 2019