Pada hari sabtu kemarin, tim Adiwiyata SMKN 1 Trenggalek berinovasi membuat tanaman Hidroponik, tanaman yang ditanam berupa sayuran, dimana bertujuan untuk menghasilkan sayuran yang sehat bebas dari petisida, dan nantinya hasil panen bisa di jual di masyarakat SMKN 1 Trenggalek sendiri dan masyarakat sekitar, hal ini dilakukan untuk mengajari siswa-siswi yang tergabung didalam tim adiwiyata untuk berwirausaha, kemudian labanya bisa digunakan untuk memperbanyak tanaman hidroponik yang ada di SMKN 1 Trenggalek.

Foto 1. Hidroponik Karya  Team HIDROPONIK LESTARI SMKN 1 TRENGGALEK

Nah sekarang ini tahapan-tahapan dalam pembuatan Hidroponik Oleh tim Adiwiyata SMKN 1 Trenggalek

Proses Pembuatan Rockwoll menggunakan Spons

  1. Potong spons berbentuk persegi empat, dengan ukuran 2x2x2x2 cm, kemudian rendam spons ke dalam air bersih, kemudian peras secara berlahan di dalam air tersebut sehingga seluruh pori-pori spon menyerap air dengan baik. Hal ini akan membuat sponmampu untuk tetap lembab dalam waktu yang lama.
  2. Setelah selesai, angkat spon dan letakkan di tempat untuk melakukan penyemaian.
  3. Ambil bibit tananam kemudian masukkan ke dalam spon satu persatu (untuk biji kisaran 2-5 biji per spons).
  4. Lakukan penyiraman secara rutin selama 2 kali sehari pagi dan sore untuk

(Foto 2. Pembuatan Rockwoll)

menjaga spons tetap menyimpan nutrisi yang diperlukan selama masa pertumbuhan tanaman.

  1. Lakukan pengecekan yaitu jauhkan dari serangga seperti semut yang mungkin akan mengganggu tanaman lainnya.
  2. Biasanya lama penyemaian berkisar 8 hingga 10 hari sampai benih tersebut dapat di pindahkan ke media hidroponik yang lain.

 

(Foto 3. Penyiapan Rockwoll Sebagai media tanam)

 

Foto 4. Menyelipkan benih tanaman sejumlah 2-5

biji benih per sponsCara membuat nutrisi tanaman Hidroponik

  1. Persiapkan nutri A, nutri B dan air bersih 1 liter
  2. Kemudian campurkan nutri A sebanyak 3-5 mili liter dan nutri B sebanyak 3-5 liter ke dalam air sebanyak 1 liter.
  3. Untuk mendapatkan kepekatan (ppm) 300 kita campurkan 1 ml nutrisi A dan 1 ml nutrisi B dalam 1 L air (masa pembibitan)
  4. Untuk mendapatkan kepekatan(ppm) 600-800 kita campurkan 3-5 ml nutrisi A dan nutrisi B dicampur dgn 1 L air hampir murni dengan PH 5.5.

(Foto 5. Proses menyiapkan nutrisi untuk Hidroponik)

Cara pembuatan Instalasi Hidroponik berikut proses pembuatan Instalasi Hidroponik : (1) siapkan pipa paralon dengan ukuran 4 dim (bisa disesuaikan lebih kecil atau lebih besar), (2) siapkan pipakecil ¾ yang bisa masuk di pipa yang besar, (3) kemudian lakuka pengeboran untuk membuat lubang wadah netpot pada pipa yang besar, jarak antar netpot satu dengan netpot yang lain dapat disesuaikan sesuai jenis tanaman yang akan ditanam biasanya 4 cm sampai dengan 16 cm, (4) lubangi tutup pipa, (5) jarak pipa bawah dengan atasnya sekitar 30 cm kemudian satu pipa terdapat antara 13 sampai 14 lubang dengan jarak 10-15 cm.

(Foto 6. Proses pembuatanInstalasi Hidroponik)

Foto 7. Proses pembuatan Instalasi Hidroponik

Foto 8. Setelah 2 hari kangkung mulai berdaun

Foto 9. Proses pembuatan Netpot

\

Foto 10. Proses pemindahan benih ke Netpot

Foto 11. Proses pemindahan benih ke Netpot yang didampingi oleh guru pembimbing

Foto 12. Membuat inovasi rakit apung dan Model rakit apung digunakan utk menampung tanaman yg sdh siap jual

Foto 13. Siswa mengkondisikan nutrisi

Siswa mengkondisikan nutrisi air agar selalu berada pada PH serta kepekatan yg dibutuhkan tanaman dan ini dilakukan 1 minggu sekali karena dalam 1 minggu itu di nutrisi yg ada dalam air rata-rata tinggal 60%nya. Jadi kurang sempurna kandungannya air untuk rakit apung kita gunakan air buangan dari bak penampungan air yg kita ganti setiap minggu sekali. Jadi selain kita bisa berhemat, kita juga mempunyai titik tanam yg lebih banyak lagi.

Nah begitulah proses pembuatan hidroponik oleh tim Adiwiyata SMKN 1 Trenggalek, semoga bermanfaat